I'm just an observer for anesthetics and drugs introduction. I stand there to watch the procedure. It's only have been 45 minutes, but the procedure is almost over.
I need to know who's behind the mask. The way he move the needle and threads is like a musician's finger playing on a string instrument.
I can't believe he still a resident, with the skill set of a different level.
Is this what they called "Arts"?
sungguh, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang yang berakal. (Al Quran) itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya, menjelaskan segala sesuatu, dan (sebagai) petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman (Al Quran, 12:111)
Wednesday, February 27, 2013
Saturday, January 19, 2013
Flowers are ALWAYS red!
Salam 'Alaykum,
Baru-baru ni riuh dengan isu seorang mahasiswa bernama Bawani dengan presiden SW1M, Sharifah Zohra dalam sebuah program di UUM. Sebenarnya bagi saya tak patut jadi isu pun.
InshaAllah tujuan saya menulis ni bukan untuk mencemuh mana-mana pihak ataupun mengulas lebih lanjut sebab saya tidak berada di sana. Cuma saya nak ajak para pembaca menghayati sebuah lirik lagu kanak-kanak di bawah ni:
(
Ada beberapa poin yang saya rasa harus di-hightlight-kan:
1) Perkembangan Minda vs Kejumudan Pemikiran:
Tahap perkembangan minda kanak-kanak bercambah lebih cepat berbanding orang dewasa kerana neuron masih banyak dihasilkan. Setelah usia kira-kira 20 tahun, neuron sudah tidak dihasilkan lagi. Justeru yang menentukan jumud atau kritisnya minda orang dewasa tergantung pada jumlah ganglion yang ada untuk menghubungkan neuron-neuron yang masih tersisa.
Inilah sebabnya kreativiti anak-anak sangat hebat dibanding dengan orang dewasa. Dan sekiranya pada tahap perkembangan anak ini fikirannya dihambat, tak mustahil anak tersebut akan membesar dengan fikiran yang jumud juga.
2) Reasoning vs Authority
Cuba ingat kembali ketika zaman kanak-kanak dulu, pernah tak persoalan kita "kenapa mesti begini? kenapa tak boleh begitu?" terjawab? Jika "ya" dan terjawab dengan penjelasan yang mantap, bererti anda dididik oleh guru yang hebat. Tahniah! Tapi sekiranya dijawab dengan mitos/tahyul untuk tujuan menghalang, bererti nasib anda kurang beruntung. haha!
Atau bahkan lebih buruk, anda dipaksa mesti menerima tanpa bantahan/ alasan jika berhadapan dengan orang dewasa. Kononnya "you hear and you obey". Alasan yang ada hanya "sebab aku lebih dulu makan garam daripada kamu"
3) Pedagogy vs Androgogy
Kalau waktu kecil dulu, kita selalu "listen, listen, listen" dan jarang membantah sebab kita tak tahu dan bod-do. Tapi setelah berganjak dewasa, kita punya pemikiran sendiri, punya pendapat peribadi. Kita tak ikut meng-khinzir-buta (melulu) lagi.
Justeru, kita diajar dengan cara pembelajaran orang dewasa yaitu mewujudkan diskusi dua arah. Adapun kesilapan daripada si pelajar nanti adalah wajar dengan statusnya "pelajar". Disitulah terletaknya seni sang guru bagaimana menyampaikan secara berhikmah.
Kesimpulan:
Kita semua adalah pendidik, tanggungjawab itu bukan hanya beban guru. Kita yang mencorakkan generasi akan datang dengan menjadi role model yang baik. Guru yang hebat bukan saja mengajar anak didiknya menjadi pandai, tapi mendidik mereka bagaimana menjadi seorang pemimpin kelak.
p/s: minta maaf sekiranya bahasa yang digunakan agak aneh.. hehe
Tuesday, May 08, 2012
Jangan Bersedih~
oleh: Aziz
Pagi itu hening persis bak kelmarin,
Namun kau masih terbungkam dibirai katil,
Kau dakapkan tanganmu kewajah,
Senyuman yang selalu menghiasi hari-harimu,
Kini hilang ditelan kesedihan,
Yang bertandang cuma sejenak,
Ketika fajar menyinsing dan embun pun mulai tersejat,
Segaris cahaya menyelusup celah jendela yang tertutup rapat,
Mentari terus berputar dan berharap foton terkirim padamu,
Lekas, sekalah airmatamu!
Singkapkan tirai yang menghadang,
Biarkan ia meluru menerpa kepadamu
Singkapkan tirai yang menghadang,
Biarkan ia meluru menerpa kepadamu
Rasailah hangatnya mandian sang suria,
Bagai fotosintesis membekal tenaga untuk bergerak,
Melangkah gigih dengan lebih deras.
Melangkah gigih dengan lebih deras.
p/s: buat mereka (+aku) yg sdg down, stress, frust, depresi. jgn lama2... dunia menanti kebangkitan kamu! :)
Monday, December 05, 2011
Reben Merah!
Ada satu iklan AIDS di radio:
Aiman ada kawan...
Nama dia Arif...
Umur lima tahun macam Aiman jugak...
Tapi (badan) dia kecik jer..
Aiman tak kisah...
Kalau main-main, Arif cepat letih...
Dia jalan lambat-lambat...
Aiman selalu pimpin tangan Arif...
Aiman tak kisah...
Arif sakit...
Dia HIV potis... (Aiman membetulkan sebutan) HIV Positif...
Bila dia tak sihat, Aiman teman Arif baca buku kat rumah...
Aiman tak kisah...
Aiman ada kawan...
Nama dia Arif...
Umur lima tahun macam Aiman jugak...
Tapi (badan) dia kecik jer..
Aiman tak kisah...
Kalau main-main, Arif cepat letih...
Dia jalan lambat-lambat...
Aiman selalu pimpin tangan Arif...
Aiman tak kisah...
Arif sakit...
Dia HIV potis... (Aiman membetulkan sebutan) HIV Positif...
Bila dia tak sihat, Aiman teman Arif baca buku kat rumah...
Aiman tak kisah...
(SNADA- Alif Kecil)
Jika anak kecil pun tidak mendiskriminasi penderita AIDS, apa pula alasan anda mendiskriminasi mereka? Takut terlular HIV?
Ironisnya, sumber penularan HIV kepada anda cuma 3: dari darah, cairan mani /vagina, dan transplasenta (ibu-bayi).
Manakala penderita AIDS sangat mudah tertular penyakit dari anda kerana sistem imun mereka yg melemah (immunocompromised).
Ingat, jangan terlalu mudah menghakimi seseorang... Kita tak tahu apa yang mereka lalui, apa yang mereka derita, cuma tahu menambah derita dan menjauhi mereka padahal mereka sangat perlukan kita.
Mungkinkah salah media yang mengiklankan "Jauhi AIDS!" sehingga masyarakat umum meletakkan papan tanda dalam kepala mereka supaya "Jauhi penderita AIDS"? Hurm...
"Shift your paradigm. We are "Getting to Zero" AIDS in 2015!"
[1 december, remembrance of AIDS]
Sunday, March 27, 2011
Glimpse~
When you lost everything and everything you did was futile, why don't you take a deep breath and listen to your heart beat?
"lup-dub, lup-dub"See? Even your heart told you "life must go on!". So, don't give up yet! [Zain Bhikha - Allah knows]
Friday, January 14, 2011
Unspeechless

How can we barely stands
when the earth tremble incessantly?
How can we fly to shelter
when the hurricane broke our wings?
And how can we take even take a breath
when the ravaging wave almost swallow our souls away?
But we keep in mind
the seafarers and the wayfarers together
we must travel as far as we can get and deliver the message
despite Mr Beaufort and Mr Richter
might pick a fight on us
there we vow to the alliance
Then we set sail and begin our journey
in a blink of an eye, I could see you at the horizon
while I'm still rowing slowly back there
apparently I stumble on them thus caught in their seine
they've set on their meals
slowly devour the fallen into ashes
I'm crying for help but you are too far away
struggle, in the very last moment before drawn
I could see a silhouette of someone turning back, or I do wish so
maybe that is the sign of death
waiting, waiting, and keep waiting
before falling deep into the darkness abyss
p/s: keep praying to Allah. someone is definitely coming to save you!
Tuesday, November 09, 2010
Erti Sebuah Cahaya

"cahaya akan lebih indah manakala sekitarnya semakin gelap"
tak perlu seperti terikan mentari yg menyilaukan mata. tak perlu seperti bintang yg indah namun terlalu jauh utk digapai. tak perlu seperti bulan yg menghilang dikala gerhana.
cukuplah seperti kunang-kunang. walaupun kecil dan tak mampu menunjukkan jalan, namun tetap setia menemani saat kehilangan arah di tengah hutan yg gelita. menunggu fajar yg pasti kan terbit.
moral: pergilah kpd mereka yg memerlukan dan tahu menghargai...
Thursday, October 28, 2010
Wednesday, September 22, 2010
Ada apa dengan Preskripsi?
بسم الله الرحمن الرحيم
Saya percaya kita semua pernah pergi ke klinik, bukan? Biasanya selepas diperiksa, dokter akan memberi preskripsi. Kemudian kita ke kaunter farmasi untuk menebus ubat. Cuba bayangkan, sebaik saja seseorang itu dapat preskripsi dari dokter, beliau keluar dari ruang pemeriksaan dan terus berteriak dengan bahagia, “Yeah, aku dah dapat ubat! Aku sihat!” Kemudian preskripsi itu ditayangkan kepada pesakit-pesakit lain. Agak-agaknya, apa tanggapan mereka terhadap beliau?

Al Quran, rahmat seluruh alam.
Saya yakin jika anda melihat situasi tersebut, fikiran pertama yang terlintas adalah mempersoalkan kewarasannya. Mungkin beliau telah memenuhi syarat & kelayakan rehabilitasi di Hospital Mental / Rumah Sakit Jiwa. Masakan tidak, ubat pun belum punya tapi hanya sebatas “PRE-SKRIPSI”. Hanya sedikit usaha lagi untuk mencapai kesembuhan, namun oleh kerana sifat mudah berasa puas hati, bukan hanya si fulan tersebut, kadang2 kita sendiri pun selalu berhenti ditengah jalan.
(يَاأَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ)
"Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman" (Al Quran, 10:57)
Dan perlu diingat, bila mencapai remisi tidak berarti kita sembuh total. Kita perlukan rawatan susulan walaupun rasa mcm dah sihat. Kadang2 penyakit masih ada dlm keadaan dormant / tersembunyi, menunggu masa yg sesuai utk menyerang kembali tubuh setelah resistance terhadap ubat. Nah, apabila kita tidak teruskan rawatan lambat laun akan terjadi kekambuhan. Akhirnya penyakit bertambah parah dan menjadi krisis kronik.
Nah, begitulah juga dengan Al Quran. Saya percaya kita memilikinya (walaupun msh ada belum khatam? :p ). Baiklah, sekarang kita anggap Al Quran itu sebagai “preskripsi”, lalu apa harus ditebus untuk menjadi ubatnya? Ya, melalui pemahaman bacaan ayat suci Al Quran, tafsir dan terjemahannya. Lagi dan lagi. Ubat paling mujarab untuk segala jenis penyakit hati. Sebagaimana kita makan melalui mulut & mencerna dgn perut, ubat yg satu ini diberikan secara per-hepatica. Hanya perlu membuka mata hati dan mencerna dengan akal, bukan perut.
p/s: sementara tarbiah ramadhan masih membara, jgn biarkan ia terpadam!
Subscribe to:
Posts (Atom)

