Saturday, December 06, 2008

Keinsafan Dari Kekhilafan


(nukilan oleh: Aez)

“Setiap langkah kakiku ku aturkan satu demi satu,

Semakin samar derapan tapak kaki kedengaran,

Semakin hilang aku ditelan kabut malam,

Keluar dari lorong hanyir kehidupan ku,

Tak mungkin lagi aku kan kembali kepada kegelapan semalam,

Yang telah meragut cahaya hatiku,

Dalam kesuraman ku cuba mencari kemana hilangnya ia,

Ku sedari pengampunan-Mu mangatasi kemurkaan-Mu,

Namun, masihkah tersisa sekelumit hidayah buat diriku,

Yang sering memungkiri taubatnya?

Alangkah celakanya daku jika diriku Kau biarkan,

Kan ku merintih dalam doaku setiap hari,

Moga dapat kulalui hari esok dalam keredhaan-Nya”

1 feedback:

shara aryana said...

salam,everybody deserve to repent..n no one can stop others to do so..as long as it truly intent came from the bottom of heart...ALLAH is seeking for His servant to do this hardest thing coz ALLAH know we r very weak to be stated in max iman..ive just view ur blog..leaving some points here..hope u dont mind..